ADINDA | Liburan akhir tahun ke England & Scotland menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan dalam perjalanan biasa. Ketika sebagian wisatawan memilih destinasi Eropa yang sudah populer seperti Paris, Amsterdam atau Swiss, Inggris dan Skotlandia menghadirkan cerita berbeda: kota-kota tua, istana, universitas bersejarah, stadion sepak bola, lanskap pegunungan, dan danau legendaris Loch Ness.
Penghujung tahun juga memberikan suasana khas. Udara musim dingin, dekorasi kota, jalan-jalan yang diterangi lampu, serta atmosfer menjelang pergantian tahun membuat perjalanan ke Inggris terasa lebih istimewa. Bagi wisatawan Muslim, pengalaman tersebut tentu akan semakin nyaman apabila perjalanan dirancang dengan memperhatikan waktu salat, pilihan makanan halal atau Muslim Friendly, serta keberadaan masjid di kota-kota yang dikunjungi.
Adinda Azzahra Tour & Travel menghadirkan program 13 Hari Wisata Muslim Exclusive England & Scotland untuk keberangkatan akhir tahun 2026. Berdasarkan materi program terbaru, rute perjalanan mencakup London, Oxford, Stonehenge, Liverpool, Glasgow, Loch Ness, Inverness, Edinburgh, Jedburgh, Manchester, Leeds, dan Bicester.
Jadwal keberangkatan akhir tahun yang tercantum adalah 28 Oktober, 21 November, 19 Desember, 23 Desember, dan 26 Desember 2026, dengan harga mulai Rp69,8 juta++ per orang. Program ini juga menawarkan private bus, hotel bintang empat, makan tiga kali sehari halal/Muslim Friendly, tiket pesawat pulang-pergi dengan bagasi, serta tour leader berpengalaman.
Mana saja destinasi yang menarik untuk halal tour di luar negeri pada saat liburan akhir tahun? Berikut artikel yang membahas seputar pilihan negara untuk liburan akhir tahun yang bisa kamu baca: Liburan Akhir Tahun ke Luar Negeri: Ini rekomendasi destinasi wisata muslim yang menarik
Mengapa Liburan Akhir Tahun ke England & Scotland Layak Dipertimbangkan?
Menggabungkan Wisata Kota, Sejarah, Alam dan Budaya
Salah satu kelebihan perjalanan ini adalah variasi destinasi. Wisatawan tidak hanya berada di London selama beberapa hari, tetapi diajak bergerak dari England menuju Scotland dan kembali lagi ke England.
London memberikan pengalaman metropolitan dengan landmark dunia. Oxford menawarkan atmosfer kota pendidikan klasik. Stonehenge menghadirkan jejak sejarah yang jauh lebih tua. Liverpool membawa wisatawan pada sejarah musik dunia, sementara Glasgow menjadi pintu masuk menuju Skotlandia.
Setelah itu, perjalanan berubah menjadi lebih dramatis ketika memasuki kawasan Loch Lomond, Loch Ness dan Inverness. Edinburgh kemudian menghadirkan arsitektur serta sejarah Skotlandia, sebelum perjalanan berlanjut melalui Jedburgh menuju Manchester dan Leeds.
Dengan rute seperti ini, liburan akhir tahun ke England & Scotland terasa seperti perjalanan yang menyatukan berbagai wajah Britania Raya dalam satu rangkaian perjalanan.
Musim Dingin Memberikan Pengalaman Berbeda
Desember memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan Indonesia karena menghadirkan suasana musim dingin yang tidak ditemukan di Tanah Air.
Namun, musim dingin juga membutuhkan persiapan. Jaket tebal, pakaian berlapis, sarung tangan, penutup kepala, dan sepatu yang nyaman menjadi perlengkapan penting. Terlebih, itinerary perjalanan cukup aktif karena berpindah kota dalam beberapa hari.
Karena itu, perjalanan bersama rombongan dapat menjadi pilihan praktis. Peserta tidak perlu terus-menerus memikirkan transportasi antarkota, pemesanan hotel, maupun pengaturan kendaraan selama perjalanan.
Menyusuri Destinasi England yang Penuh Cerita
London, Membuka Perjalanan dari Ibu Kota Inggris
London menjadi titik penting dalam perjalanan. Kota ini menawarkan begitu banyak landmark yang sudah dikenal melalui buku sejarah, film, maupun berbagai pemberitaan.
Dalam itinerary program, wisatawan diajak melihat atau melewati Big Ben, Westminster Abbey, London Eye, Tower Bridge, Parliament House, Buckingham Palace dan Trafalgar Square. London juga menjadi salah satu kota yang memberikan pengalaman wisata Muslim karena agenda perjalanan memasukkan waktu salat di London Central Mosque.
Dengan demikian, kunjungan ke London bukan sekadar mengejar foto di depan landmark. Wisatawan tetap memiliki ruang untuk menjalankan ibadah di tengah aktivitas perjalanan.
Oxford, Menikmati Kota Pendidikan yang Legendaris
Dari London, perjalanan dilanjutkan menuju Oxford. Kota ini dikenal luas karena keberadaan University of Oxford yang memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan.
Bagi wisatawan Indonesia, Oxford memberikan suasana yang berbeda dari London. Bangunan-bangunan tua, lingkungan akademik dan jalan kota yang klasik menciptakan atmosfer tersendiri.
Menariknya, kebutuhan wisatawan Muslim juga diperhatikan. Dalam itinerary, peserta mendapatkan kesempatan mengunjungi kawasan University of Oxford sekaligus melaksanakan salat di Central Oxford Mosque.
Stonehenge, Melihat Misteri Batu dari Masa Lampau
Stonehenge menjadi salah satu tambahan menarik dalam materi program 13 hari. Situs prasejarah ini merupakan salah satu ikon arkeologi Inggris dan memberikan perspektif berbeda mengenai sejarah manusia di kawasan Britania.
Kunjungan ke Stonehenge membuat perjalanan tidak hanya berisi wisata perkotaan. Wisatawan juga mendapatkan kesempatan melihat situs bersejarah yang telah menjadi salah satu daya tarik utama Inggris.
Bagi keluarga yang bepergian bersama anak maupun generasi muda, destinasi seperti ini juga dapat menjadi pengalaman edukatif. Perjalanan menjadi kesempatan untuk melihat langsung tempat yang selama ini mungkin hanya dikenal melalui buku atau dokumenter.
Memasuki Scotland, Negeri dengan Lanskap yang Dramatis
Liverpool dan Glasgow, Dari Musik hingga Budaya Skotlandia
Liverpool memiliki identitas yang sangat kuat dengan musik. Salah satu agenda dalam itinerary adalah kunjungan ke The Beatles Museum sebelum rombongan melanjutkan perjalanan menuju Glasgow.
Dari Liverpool, perjalanan bergerak ke Glasgow dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam berdasarkan itinerary program. Glasgow kemudian menjadi salah satu kota utama di Skotlandia yang dikunjungi rombongan.
Peserta mengikuti city tour dan melihat kawasan University of Glasgow. Selain itu, agenda ibadah dilanjutkan dengan salat di Glasgow Central Mosque.
Perpaduan antara wisata kota dan kebutuhan ibadah seperti ini menjadi salah satu karakter perjalanan wisata Muslim yang ditawarkan.
Loch Lomond dan Loch Ness, Menikmati Alam Skotlandia
Salah satu bagian yang paling ditunggu dalam liburan akhir tahun ke England & Scotland adalah perjalanan menuju kawasan danau Skotlandia.
Rute dari Glasgow menuju Inverness membawa peserta melewati Loch Lomond, salah satu kawasan alam yang terkenal dengan pemandangannya. Perjalanan kemudian berlanjut menuju Loch Ness.
Nama Loch Ness tentu tidak asing bagi wisatawan dunia. Danau ini terkenal dengan legenda Monster Loch Ness atau Nessie. Namun, daya tarik kawasan tersebut sebenarnya jauh lebih luas daripada legenda itu sendiri. Pemandangan danau, perbukitan, serta suasana pedesaan Skotlandia membuat perjalanan darat menjadi pengalaman yang menarik.
Dalam program, peserta juga mengunjungi Urquhart Castle yang berada di tepi Loch Ness. Setelah itu, perjalanan diteruskan menuju Inverness untuk melihat Inverness Castle dan Greigh Street Bridge.
Bagi pencinta fotografi, kawasan ini tentu menawarkan banyak kesempatan untuk mengabadikan lanskap Skotlandia.
Edinburgh, Menikmati Kota dengan Sejarah yang Kuat
Kota ini dikenal sebagai salah satu destinasi paling menarik di Skotlandia. Kawasan Prince Street dan Royal Mile memberikan gambaran tentang karakter kota tua Edinburgh. Peserta juga diajak melihat Edinburgh Castle, Edinburgh University, National Gallery, Holyrood Palace dan Carlton Hill.
Bagi wisatawan Muslim, Edinburgh juga menjadi bagian penting karena itinerary memasukkan salat di Edinburgh Central Mosque.
Kombinasi antara bangunan bersejarah, lanskap kota, serta suasana musim dingin menjadikan Edinburgh salah satu highlight dalam perjalanan.
Menyeberangi Perbatasan Scotland dan England
Jedburgh, Menyusuri Jejak Sejarah Skotlandia
Setelah Edinburgh, perjalanan tidak langsung kembali ke kota-kota besar. Rombongan melewati Jedburgh, kota yang berada di kawasan perbatasan Scotland dan England.
Di sini wisatawan dapat mengenal sejumlah peninggalan sejarah seperti Jedburgh Castle dan Jedburgh Abbey, serta tempat yang berkaitan dengan Mary, Queen of Scots.
Perjalanan melalui Jedburgh memberikan perspektif bahwa sejarah England dan Scotland tidak dapat dipisahkan begitu saja. Wilayah perbatasan tersebut menyimpan cerita panjang mengenai kerajaan, politik dan perubahan kekuasaan di Kepulauan Britania.
Manchester, Perpaduan Sepak Bola dan Wisata Muslim
Manchester menjadi destinasi yang menarik bagi penggemar sepak bola. Dalam program, peserta mendapatkan kesempatan melakukan photostop di Old Trafford, stadion yang menjadi markas Manchester United.
Wisatawan juga memiliki kesempatan berbelanja suvenir di Mega Store Manchester United. Setelah itu, agenda perjalanan tetap memperhatikan kebutuhan ibadah dengan salat di Central Mosque & Islamic Cultural Centre.
Inilah salah satu hal menarik dari perjalanan wisata Muslim. Pengalaman budaya populer seperti sepak bola dapat berjalan berdampingan dengan kebutuhan spiritual.
Leeds dan Bicester Village, Penutup Perjalanan yang Menyenangkan
Dari Manchester, perjalanan dilanjutkan menuju Leeds. Setelah city tour singkat, rombongan bergerak menuju Bicester Village.
Bagi wisatawan yang menyukai belanja, Bicester menjadi salah satu agenda yang menarik karena kawasan ini dikenal sebagai destinasi outlet berbagai merek. Setelah agenda belanja selesai, perjalanan dilanjutkan kembali menuju London.
Rangkaian tersebut membuat perjalanan memiliki penutup yang cukup lengkap: sejarah, alam, budaya, olahraga, ibadah dan belanja.
Nyaman untuk Wisatawan Muslim
Shalat di Masjid Menjadi Bagian dari Perjalanan
Salah satu pertanyaan yang sering muncul sebelum melakukan perjalanan ke Eropa adalah, “Di mana bisa shalat?”
Dalam program ini, kebutuhan tersebut telah diperhitungkan. Itinerary mencantumkan agenda salat di masjid pada sejumlah kota, antara lain London, Oxford, Glasgow, Edinburgh dan Manchester.
Pendekatan seperti ini membuat peserta tidak harus selalu mencari tempat ibadah secara spontan ketika berada di kota baru.
Namun, waktu shalat tetap perlu diperhatikan karena jadwalnya dapat berubah sesuai tanggal dan lokasi. Peserta sebaiknya membawa perlengkapan shalat pribadi dan mengikuti arahan tour leader selama perjalanan.
Makan Tiga Kali Sehari dengan Pilihan Halal atau Muslim Friendly
Selain ibadah, makanan merupakan kebutuhan penting dalam perjalanan.
Materi program mencantumkan makan tiga kali sehari dengan pilihan Halal/Muslim Friendly. Fasilitas tersebut membuat peserta dapat lebih fokus menikmati perjalanan tanpa harus setiap kali mencari tempat makan sendiri.
Bagi keluarga yang membawa orang tua, aspek ini tentu memberikan kenyamanan tambahan. Demikian pula bagi peserta yang baru pertama kali melakukan perjalanan panjang ke Inggris dan Skotlandia.
Gambaran Paket Liburan Akhir Tahun 2026
Program pada materi promosi terbaru mencantumkan konsep 13 Hari Wisata Muslim Exclusive England & Scotland dengan hotel bintang empat, private bus, tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi dengan bagasi, makan tiga kali sehari, tiket objek wisata sesuai itinerary, serta professional tour leader.
Harga yang ditampilkan mulai Rp69,8 juta++ per orang. Sementara itu, laman program Adinda Azzahra mencantumkan harga paket dasar Rp69.880.000 untuk peserta dewasa twin bed. Laman tersebut juga mencantumkan komponen biaya seperti visa UK dan asuransi perjalanan Rp5.200.000, tip tour leader/local guide/driver Rp2.100.000, serta surcharge high season Desember Rp6.800.000.
Karena harga, jadwal penerbangan, kurs dan fasilitas dapat berubah, calon peserta sebaiknya mengonfirmasi harga dan ketersediaan seat sebelum melakukan pembayaran. Laman resmi juga menyebutkan bahwa program memiliki ketentuan minimum peserta dan pembayaran deposit.
Untuk keberangkatan akhir tahun, materi promosi terbaru mencantumkan pilihan tanggal 19, 23 dan 26 Desember 2026, selain jadwal 28 Oktober dan 21 November 2026. Karena terdapat perbedaan pembaruan antara materi promosi dan laman program, informasi tanggal keberangkatan yang paling baru sebaiknya dikonfirmasi langsung kepada Adinda Azzahra.
Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berangkat?
Perjalanan akhir tahun ke Inggris berarti wisatawan harus siap menghadapi suhu dingin. Pakaian berlapis lebih praktis daripada hanya membawa satu jaket sangat tebal.
Selain itu, dokumen perjalanan perlu disiapkan sejak jauh hari. Paspor, dokumen pendukung visa, bukti keuangan, serta dokumen lain yang diminta harus dipersiapkan sesuai ketentuan.
Laman program Adinda Azzahra menjelaskan bahwa keputusan penerbitan visa berada pada pihak kedutaan, sementara travel membantu proses pengajuan sesuai prosedur dan dokumen yang diperlukan. (Adinda Azzahra Tour & Travel)
Karena itu, jangan menunggu mendekati keberangkatan untuk mengurus dokumen. Persiapan lebih awal memberikan ruang apabila ada dokumen yang perlu dilengkapi.
Liburan Akhir Tahun ke England & Scotland Bersama Adinda Azzahra
Liburan akhir tahun ke England & Scotland bukan sekadar perjalanan untuk mengumpulkan foto di depan landmark terkenal. Rangkaian perjalanan ini mempertemukan wisatawan dengan sejarah London dan Oxford, Stonehenge, warisan musik Liverpool, atmosfer Glasgow, legenda Loch Ness, keindahan Inverness, pesona Edinburgh, sejarah Jedburgh, sepak bola Manchester hingga pengalaman belanja di Bicester Village.
Lebih dari itu, perjalanan dirancang dengan memperhatikan kebutuhan wisatawan Muslim. Salat di masjid menjadi bagian dari itinerary di sejumlah kota, sementara makan tiga kali sehari disiapkan dengan pilihan halal atau Muslim Friendly. Private bus, hotel bintang empat dan pendampingan tour leader juga membuat perjalanan lintas kota menjadi lebih praktis.
Bagi keluarga, profesional, pensiunan maupun komunitas pengajian yang ingin menghabiskan penghujung 2026 dengan pengalaman berbeda, program ini dapat menjadi pilihan untuk dipertimbangkan. Apalagi perjalanan panjang ke Inggris dan Skotlandia akan terasa lebih nyaman ketika urusan transportasi, akomodasi, makanan dan kebutuhan ibadah telah dipersiapkan sejak awal.
Adinda Azzahra Tour & Travel di bawah PT. Putri Adinda Pratama telah berpengalaman menyelenggarakan perjalanan wisata halal ke mancanegara selama lebih dari 25 tahun. Dengan pendampingan H. Priyadi Abadi, M.Par. sebagai tour leader profesional, perjalanan diharapkan bukan hanya menjadi agenda liburan, tetapi juga pengalaman mengenal sejarah, budaya dan kehidupan masyarakat di England & Scotland.
Jika tertarik menjadikan penghujung 2026 sebagai momentum menjelajahi Inggris dan Skotlandia, informasi mengenai 13 Hari Wisata Muslim Exclusive England & Scotland dapat dikonsultasikan langsung dengan Adinda Azzahra Tour & Travel. Jadwal, harga, ketersediaan seat, fasilitas dan ketentuan perjalanan sebaiknya dikonfirmasi sebelum melakukan pendaftaran.
Kantor Pusat:
Jl. Selat Bali No. 5 Blok E11 Kavling AL, Duren Sawit, Jakarta Timur 13440
Telepon/WhatsApp:
(021) 8660 5394
0812 9563 6373
Kantor Cabang:
Jl. Maleo Raya No. 10 Blok JC7 Bintaro Sektor 9, Tangerang Selatan
Ruko Fatmawati City Center No. 11, Jakarta Selatan
Cluster Mulberry RCD 32, Summarecon Bekasi
FAQ
Berapa hari program England & Scotland ini?
Materi promosi terbaru menampilkan program 13 Hari Wisata Muslim Exclusive England & Scotland. Laman program Adinda Azzahra yang menjadi referensi itinerary saat ini menampilkan rangkaian perjalanan 11 hari, sehingga detail durasi terbaru perlu dikonfirmasi saat reservasi.
Destinasi apa saja yang dikunjungi?
Rute yang ditampilkan dalam materi promosi mencakup London, Oxford, Stonehenge, Liverpool, Glasgow, Loch Ness, Inverness, Edinburgh, Jedburgh, Manchester, Leeds dan Bicester.
Apakah tersedia makanan halal?
Ya. Program mencantumkan makan tiga kali sehari dengan pilihan Halal/Muslim Friendly sesuai itinerary.
Apakah peserta bisa shalat di masjid?
Bisa. Program memasukkan agenda salat di sejumlah masjid pada kota yang dikunjungi, termasuk London, Oxford, Glasgow, Edinburgh dan Manchester.
Berapa harga paket liburan akhir tahun ke England & Scotland?
Materi promosi terbaru menampilkan harga mulai Rp69,8 juta++ per orang. Laman program mencantumkan harga dasar Rp69.880.000 dan beberapa komponen biaya tambahan. Harga dapat berubah mengikuti kurs, penerbangan, musim perjalanan dan ketentuan penyelenggara.


No comment