Milford Sound, New Zealand HUT ke 81 RI

ADINDA | Ada banyak cara untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Sebagian masyarakat mengikuti upacara bendera di lapangan, lingkungan kantor, sekolah, atau menggelar berbagai perlombaan khas 17 Agustus. Namun, tahun ini, semangat kemerdekaan juga hadir dari tempat yang jauh dari Tanah Air, di atas kapal pesiar yang menyusuri Milford Sound, salah satu lanskap alam paling spektakuler di New Zealand.

Di tengah udara dingin dan panorama pegunungan Fiordland yang menjulang, bendera Merah Putih dibentangkan. Priyadi Abadi, CEO Adinda Azzahra sekaligus tour leader perjalanan, mengangkat dan membentangkan Sang Saka Merah Putih bersama rombongan wisatawan Indonesia. Momen tersebut menjadi cara unik untuk membawa semangat kemerdekaan ke negeri yang berjarak ribuan kilometer dari Indonesia.

Foto Merah Putih yang berkibar di atas kapal Milford Sound Cruise bukan sekadar dokumentasi perjalanan. Ada pesan kebangsaan yang kuat di baliknya: sejauh apa pun kaki melangkah, identitas sebagai orang Indonesia tetap melekat.

Merayakan Kemerdekaan dari Negeri yang Jauh

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Pemerintah sendiri mengajak masyarakat di berbagai daerah maupun di luar negeri untuk turut menyemarakkan Bulan Kemerdekaan melalui kegiatan yang membangun semangat kebangsaan. Semangat tersebut terasa dalam perjalanan rombongan Adinda Azzahra di New Zealand.

Pada Agustus 2026, Adinda Azzahra memberangkatkan sekitar 50 peserta wisata muslim ke New Zealand yang terbagi dalam dua kloter keberangkatan. Jadwal keberangkatan yang tercantum dalam program Adinda Azzahra adalah 15 dan 22 Agustus 2026, sehingga perjalanan berlangsung berdekatan dengan momentum peringatan kemerdekaan Indonesia.

Bagi peserta, perjalanan tersebut bukan hanya tentang menikmati keindahan alam New Zealand. Ada pengalaman yang jauh lebih emosional ketika pada momentum bulan kemerdekaan, mereka dapat melihat Merah Putih dibentangkan di tengah perjalanan. Dan, Milford Sound menjadi panggung alam yang tidak biasa.

Sebagai tour leader, Priyadi Abadi tidak hanya bertugas memastikan perjalanan rombongan berjalan lancar. Momen di Milford Sound memperlihatkan sisi lain perjalanan wisata: bagaimana sebuah perjalanan dapat menjadi ruang untuk menghadirkan pengalaman kebangsaan.

Priyadi sendiri bukan sosok baru dalam pengembangan wisata muslim ke berbagai negara. Ia menjelaskan bahwa Adinda Azzahra dirintis setelah pengalaman panjangnya di industri perjalanan wisata. Perusahaan tersebut kemudian berkembang dengan konsep wisata muslim atau halal tour yang tidak hanya memperhatikan destinasi, tetapi juga kebutuhan ibadah dan makanan halal selama perjalanan.

“Kemerdekaan tidak hanya dirayakan ketika kita berada di Tanah Air. Ketika berada ribuan kilometer dari Indonesia pun, kita tetap bisa membawa Merah Putih, membawa nama Indonesia, dan menunjukkan bahwa menjadi orang Indonesia adalah kebanggaan yang tidak dibatasi oleh jarak,”  ungkap Priyadi.

Ada pesan lain yang tidak kalah penting dari perjalanan tersebut. Menurut perspektif perjalanan wisata muslim yang selama ini dikembangkan Adinda Azzahra, bepergian ke negara lain bukan berarti meninggalkan identitas dan nilai yang dibawa dari Indonesia.

Justru sebaliknya, perjalanan ke luar negeri dapat menjadi kesempatan untuk semakin mengenal Indonesia dan mensyukuri keberagaman yang dimilikinya.

“Bagi kami, perjalanan wisata bukan sekadar berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain. Ada pengalaman, ada pembelajaran, ada ibadah, dan ada kesempatan memperkenalkan Indonesia. Ketika Merah Putih berkibar di Milford Sound, rasanya seperti membawa sepotong Indonesia ke ujung dunia,” ungkapnya.

Milford Sound, Lanskap Dramatis di Selatan New Zealand

Milford Sound berada di kawasan Fiordland, South Island, New Zealand. Kawasan ini dikenal dengan bentang alam berupa fiord, tebing-tebing tinggi, dan perairan yang dikelilingi lanskap pegunungan.

Perjalanan menggunakan kapal pesiar menjadi salah satu cara populer menikmati kawasan tersebut. Cruise Milford, misalnya, menawarkan perjalanan menyusuri fiord dengan kemungkinan melihat satwa seperti New Zealand fur seals, bottlenose dolphins, dan Fiordland crested penguin pada musim tertentu.

Bagi wisatawan Indonesia, pengalaman tersebut tentu memiliki daya tarik tersendiri. Apalagi bagi peserta yang datang dalam perjalanan wisata muslim bersama keluarga, sahabat, atau komunitas.

Sekitar 50 peserta diberangkatkan dalam dua kloter. Program wisata halal New Zealand yang ditawarkan Adinda Azzahra mencakup sejumlah destinasi utama seperti Auckland, Matamata, Rotorua, Queenstown, Mount Cook, dan Christchurch.

Program tersebut juga menawarkan pilihan kunjungan ke Milford Sound dari Queenstown. Dalam itinerary Adinda Azzahra, Milford Sound ditempatkan sebagai salah satu kegiatan tambahan yang dapat diikuti peserta ketika berada di Queenstown.

Merah Putih di Milford Sound, Kenangan yang Tidak Biasa

Bagi peserta perjalanan Adinda Azzahra, Agustus 2026 kemungkinan akan menjadi salah satu perjalanan yang sulit dilupakan.

Mereka tidak hanya membawa pulang foto pegunungan, danau, fiord, atau keindahan alam New Zealand. Ada sebuah gambar yang memiliki makna berbeda: seorang tour leader sekaligus CEO Adinda Azzahra membentangkan Merah Putih di atas kapal, dengan lanskap Milford Sound sebagai latarnya.

Merah Putih boleh berada jauh dari Indonesia, tetapi rasa cinta kepada Indonesia tidak pernah mengenal jarak.

 

No comment

Tinggalkan Balasan