ADINDA | Umroh reguler exclusive akhir tahun selama ini identik dengan perjalanan ibadah yang praktis dan fokus pada Makkah serta Madinah. Namun, pengalaman perjalanan bisa dibuat lebih nyaman ketika rangkaian ibadah dipadukan dengan layanan perjalanan yang tertata, penerbangan full service, hotel pilihan, transportasi privat, serta pendampingan profesional. Konsep inilah yang ditawarkan dalam Program Exclusive Umroh Reguler Adinda Azzahra Tour & Travel untuk keberangkatan 30 Desember 2026 hingga 8 Januari 2027 atau sembari menikmati akhir tahun di Tanah Suci.
Menariknya, program ini tidak hanya membawa jamaah menuju dua kota suci. Rute perjalanan dirancang dengan konsep Makkah awal, Makkah–Madinah, serta 1 malam di Muscat, Oman. Dengan demikian, jamaah mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah umroh sekaligus menikmati persinggahan di Muscat dalam satu rangkaian perjalanan selama 10 hari.
Bagi keluarga, profesional, maupun jamaah yang ingin mengawali pergantian tahun dengan suasana spiritual, program ini menawarkan pengalaman yang berbeda. Terlebih, perjalanan didukung Oman Air, hotel bintang empat atau setara, bus privat, konsumsi tiga kali sehari, serta tour leader dan mutawwif profesional. Harga program ditawarkan mulai Rp34,5 juta per orang untuk kamar berempat.
Mengapa Memilih Program Umroh Reguler Eksklusif?
Makkah menjadi tujuan awal perjalanan
Salah satu daya tarik utama program ini adalah konsep Makkah awal. Setelah perjalanan dari Indonesia, jamaah diarahkan untuk memulai rangkaian perjalanan dari kota suci Makkah sebelum melanjutkan ke Madinah.
Bagi sebagian jamaah, Makkah menjadi tempat yang sangat dinantikan karena di kota inilah Masjidil Haram berada. Ka’bah, sebagai kiblat umat Islam, menjadi pusat spiritual perjalanan umroh. Karena itu, kesempatan untuk segera berada di Makkah setelah perjalanan udara dapat memberikan pengalaman batin tersendiri.
Program Umroh Reguler ini menyediakan waktu 4 malam di Makkah. Berdasarkan materi program, akomodasi menggunakan Hotel Royal Majestic atau setara.
Penempatan hotel tentu menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan jamaah ketika memilih paket umroh. Setelah menjalani penerbangan dan rangkaian ibadah, hotel yang nyaman dapat membantu jamaah memulihkan stamina sebelum kembali beribadah.
Empat malam di Madinah untuk memperdalam pengalaman spiritual
Setelah menyelesaikan rangkaian perjalanan di Makkah, jamaah melanjutkan perjalanan menuju Madinah.
Kota Madinah memiliki posisi istimewa dalam sejarah Islam. Di kota inilah terdapat Masjid Nabawi, salah satu masjid paling penting bagi umat Islam. Berziarah ke Madinah juga memberikan kesempatan kepada jamaah untuk mengenal lebih dekat sejarah dakwah Rasulullah SAW dan perkembangan masyarakat Islam pada masa awal.
Dalam program ini, jamaah mendapatkan 4 malam di Madinah dengan akomodasi Al Ansar Platinum atau setara.
Waktu empat malam memberikan ruang yang relatif leluasa bagi jamaah untuk beribadah dan mengikuti agenda ziarah sesuai program. Jamaah juga dapat memanfaatkan waktu untuk memperbanyak salat di Masjid Nabawi, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta menikmati suasana kota yang memiliki nilai sejarah tinggi.
1 Malam di Muscat Oman, Persinggahan yang Membuat Perjalanan Berbeda
Muscat menghadirkan pengalaman wisata halal di Oman
Hal yang membedakan program ini dari perjalanan umroh reguler pada umumnya adalah adanya 1 malam persinggahan di Muscat, Oman.
Muscat merupakan ibu kota Oman yang dikenal memiliki perpaduan antara lanskap pegunungan, kawasan pesisir, arsitektur Islam, serta kehidupan masyarakat Arab yang relatif tenang. Kota ini juga menjadi pintu masuk menarik untuk mengenal budaya Oman.
Dalam konteks perjalanan halal, persinggahan di Muscat dapat menjadi pengalaman tambahan setelah jamaah menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Bagi jamaah yang baru pertama kali mengunjungi Oman, satu malam memang bukan waktu yang panjang. Namun, persinggahan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk melihat wajah lain dunia Arab, terutama dari sisi budaya, arsitektur, dan kehidupan masyarakatnya.
Dengan konsep tersebut, perjalanan tidak sekadar berpindah dari satu bandara ke bandara lain. Jamaah memperoleh pengalaman perjalanan yang lebih beragam tanpa menghilangkan fokus utama, yakni menjalankan ibadah umroh.
Fasilitas Program Umroh Reguler Rp34,5 Juta
Tiket pesawat pulang-pergi dengan Oman Air
Program Umroh Reguler Exclusive ini menggunakan Oman Air dengan tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi serta bagasi.
Pilihan maskapai menjadi salah satu pertimbangan penting dalam perjalanan umroh, terutama karena jamaah harus menempuh penerbangan internasional dan menjalani aktivitas ibadah setelah tiba di Arab Saudi.
Dengan penerbangan yang sudah termasuk dalam paket, jamaah tidak perlu mengatur tiket secara terpisah. Hal ini membuat persiapan perjalanan menjadi lebih sederhana.
Hotel Makkah dan Madinah
Akomodasi yang tercantum dalam materi program meliputi:
Hotel Makkah: Royal Majestic atau setara selama 4 malam.
Hotel Madinah: Al Ansar Platinum atau setara selama 4 malam.
Hotel setara berarti akomodasi dapat mengalami penyesuaian sesuai kondisi operasional dan ketersediaan, tetapi tetap mengacu pada standar yang ditetapkan dalam program.
Bagi jamaah, informasi seperti ini penting untuk diperhatikan sejak awal. Selain lokasi, kualitas kamar, kapasitas penghuni, dan fasilitas hotel turut menentukan kenyamanan selama perjalanan.
Bus privat untuk perjalanan jamaah
Program juga mencantumkan fasilitas exclusive private bus. Fasilitas ini memberikan keuntungan dari sisi kenyamanan dan pengaturan mobilitas rombongan.
Perjalanan umroh melibatkan beberapa perpindahan, baik dari bandara menuju hotel maupun perjalanan antarkota dan agenda lainnya. Dengan transportasi yang dikelola untuk rombongan, perjalanan dapat berlangsung lebih terkoordinasi.
Terlebih bagi jamaah keluarga, lansia, atau kelompok pengajian, pengaturan transportasi yang baik menjadi salah satu faktor penting agar perjalanan tidak melelahkan.
Konsumsi tiga kali sehari
Kebutuhan makan juga menjadi bagian dari fasilitas program. Materi promosi mencantumkan makan 3 kali sehari.
Ketersediaan konsumsi selama perjalanan membantu jamaah menjaga stamina. Ibadah umroh membutuhkan kondisi fisik yang cukup baik karena jamaah akan melakukan aktivitas seperti tawaf, sa’i, salat berjamaah, serta berbagai kegiatan ziarah.
Karena itu, pola makan teratur menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan dalam perjalanan ibadah.
Didampingi Tour Leader dan Mutawwif Profesional
Pendampingan menjadi bagian penting dalam perjalanan ibadah
Umroh bukan sekadar perjalanan wisata. Ada rangkaian ibadah yang perlu dipahami dan dijalankan sesuai tuntunan. Oleh karena itu, keberadaan mutawwif menjadi salah satu fasilitas penting dalam program.
Mutawwif membantu memberikan pendampingan terkait pelaksanaan ibadah serta mengarahkan jamaah selama berada di Tanah Suci. Sementara itu, tour leader profesional membantu memastikan aspek perjalanan rombongan berjalan dengan baik.
Pendampingan semacam ini sangat membantu, khususnya bagi jamaah yang baru pertama kali menjalankan umroh atau jamaah yang bepergian bersama keluarga.
Selain itu, perjalanan bersama rombongan membutuhkan koordinasi. Mulai dari waktu berkumpul, perpindahan hotel, agenda ziarah, hingga informasi penerbangan harus dikomunikasikan dengan jelas agar jamaah dapat mengikuti perjalanan dengan tenang.
Keberangkatan Akhir Tahun, Pulang Awal 2027
Menutup 2026 dengan ibadah di Tanah Suci
Program Umroh Reguler ini memiliki momentum yang menarik karena keberangkatannya berlangsung pada penghujung tahun.
Jamaah dijadwalkan berangkat pada 30 Desember 2026 dan kembali pada 8 Januari 2027. Artinya, perjalanan berlangsung selama 10 hari dan melewati pergantian tahun.
Bagi sebagian orang, pergantian tahun merupakan momentum untuk membuat resolusi baru. Namun, bagi seorang Muslim, momentum tersebut juga dapat dimaknai sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi diri, memperbanyak doa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Berada di Tanah Suci pada masa pergantian tahun tentu menghadirkan suasana yang berbeda. Alih-alih menghabiskan malam pergantian tahun dalam pesta atau hiburan, jamaah dapat mengisinya dengan perjalanan spiritual.
Konsep seperti ini juga relevan bagi keluarga yang ingin memberikan pengalaman religius kepada anak-anak atau anggota keluarga lainnya.
Siapa yang Cocok Mengikuti Program Ini?
Program ini dapat menjadi pilihan bagi jamaah yang menginginkan perjalanan umroh dengan fasilitas yang lebih terstruktur tanpa masuk ke kategori paket perjalanan yang terlalu panjang.
Bagi keluarga, kombinasi Makkah, Madinah, dan Muscat memberikan pengalaman ibadah sekaligus pengenalan budaya dunia Islam.
Bagi profesional, durasi 10 hari relatif mudah dipertimbangkan karena perjalanan sudah memiliki rangkaian yang terstruktur. Sementara bagi komunitas pengajian, fasilitas bus privat, konsumsi, hotel, tour leader, dan mutawwif dapat membantu pengelolaan perjalanan kelompok.
Terlebih, harga mulai Rp34,5 juta per orang untuk sekamar berempat membuat calon jamaah dapat memperkirakan kebutuhan anggaran sejak awal.
Ada Pilihan Umroh 9 Hari dengan Saudia Airlines
Selain program utama 10 hari menggunakan Oman Air, Adinda Azzahra juga menawarkan alternatif Umroh 9 Hari Direct.
Program tersebut dijadwalkan berangkat pada 10 Desember 2026 dengan Saudia Airlines, dengan harga mulai Rp30,4 juta per orang untuk sekamar berempat.
Perbedaan ini memberikan pilihan kepada calon jamaah sesuai kebutuhan. Jamaah yang menginginkan perjalanan lebih singkat dan penerbangan langsung dapat mempertimbangkan program 9 hari. Sementara itu, jamaah yang tertarik dengan pengalaman tambahan di Oman dapat mempertimbangkan program 10 hari dengan persinggahan satu malam di Muscat.
Sebelum melakukan pendaftaran, calon jamaah sebaiknya memastikan kembali detail terbaru mengenai jadwal penerbangan, hotel, ketersediaan kamar, ketentuan bagasi, visa, serta fasilitas yang termasuk dalam paket kepada penyelenggara.
Umroh Lebih Nyaman Bersama Adinda Azzahra
Perjalanan umroh membutuhkan lebih dari sekadar tiket pesawat dan hotel. Jamaah membutuhkan pengaturan perjalanan yang rapi, pendampingan, komunikasi yang baik, serta tim yang memahami karakter perjalanan ibadah.
Adinda Azzahra Tour & Travel, di bawah PT Putri Adinda Pratama, telah berpengalaman lebih dari 25 tahun menyelenggarakan perjalanan wisata halal ke berbagai mancanegara. Perjalanan juga didampingi tour leader profesional H. Priyadi Abadi, M.Par.
Untuk jamaah yang sedang mencari Umroh Reguler dengan konsep perjalanan yang nyaman, terstruktur, dan memiliki tambahan pengalaman di Muscat, program keberangkatan 30 Desember 2026–8 Januari 2027 dapat menjadi salah satu pilihan yang menarik.
Informasi dan konfirmasi program dapat dilakukan melalui kantor Adinda Azzahra Tour & Travel di Jl. Selat Bali No. 5 Blok E11 Kavling AL, Duren Sawit, Jakarta Timur 13440, atau melalui telepon (021) 8660 5394 dan WhatsApp 0812 9563 6373.
Adinda Azzahra juga memiliki kantor cabang di Bintaro Sektor 9 Tangerang Selatan, Ruko Fatmawati City Center Jakarta Selatan, serta Cluster Mulberry RCD 32 Summarecon Bekasi.
Program Exclusive Umroh Reguler dengan Makkah sebagai tujuan awal, Madinah, dan persinggahan satu malam di Muscat menawarkan perpaduan perjalanan ibadah dan pengalaman budaya dalam satu rangkaian yang menarik. Yuk daftar![]


No comment