Wisata Favorit di Milan: Jelajahi Duomo, Navigli hingga Surga Belanja Italia

wisata favorit di milan italia

ADINDA | Milan bukan sekadar kota mode dunia. Di balik gemerlap runway dan butik mewah, kota ini menyimpan lapisan sejarah panjang, arsitektur megah, dan sudut-sudut romantis yang membuat siapa pun jatuh hati. Dari katedral ikonik hingga kanal yang hidup saat senja, Milan menawarkan pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari budaya, seni, hingga gaya hidup modern.

Kalau sedang merencanakan perjalanan ke Italia, khususnya Milan, lima destinasi ini wajib masuk dalam itinerary. Bukan hanya populer, tapi juga punya cerita dan daya tarik yang membuat perjalanan terasa lebih “hidup”.

1. Duomo di Milan, Bangunan Megah dan Ikonik

duomo milano

Perjalanan di Milan hampir selalu dimulai dari satu titik: Duomo di Milan. Berdiri gagah di jantung kota, katedral ini  jadi simbol kebanggaan Milan yang sudah melewati berabad-abad sejarah.

Begitu tiba di Piazza del Duomo, mata akan langsung tertuju pada fasad putih yang menjulang tinggi, dipenuhi detail ukiran yang rumit. Sulit dipercaya bahwa bangunan ini mulai dibangun sejak tahun 1386 dan baru benar-benar selesai pada tahun 1965. Artinya, proses pembangunannya memakan waktu hampir 600 tahun, sebuah bukti dedikasi luar biasa terhadap seni dan arsitektur.

Duomo menggabungkan berbagai gaya, mulai dari Gotik, Renaisans, hingga Barok. Salah satu daya tarik utamanya adalah 135 menara kecil (spire) yang menghiasi atapnya, serta lebih dari 3.400 patung yang tersebar di seluruh bagian bangunan. Di puncaknya, berdiri patung emas Madonnina yang menjadi ikon spiritual sekaligus simbol kota Milan.

Masuk ke dalam, suasananya langsung berubah menjadi lebih tenang dan sakral. Interiornya luas dengan langit-langit tinggi yang membuat siapa pun merasa kecil. Cahaya dari jendela kaca patri abad ke-15 menciptakan nuansa dramatis yang sangat indah, apalagi saat matahari mulai masuk dari sela-sela kaca berwarna.

Salah satu pengalaman terbaik di sini adalah naik ke rooftop Duomo. Dari atas, pengunjung bisa berjalan di antara menara-menara marmer sambil menikmati panorama kota Milan dari ketinggian. Kalau cuaca cerah, bahkan pegunungan Alpen bisa terlihat samar di kejauhan.

2. Galleria Vittorio Emanuele II, Mal ‘Tertua’ di Dunia

Hanya beberapa langkah dari Duomo, perjalanan berlanjut ke Galleria Vittorio Emanuele II—sebuah galeri yang sering disebut sebagai “mal tertua di dunia”.

Begitu masuk, suasana langsung berubah menjadi elegan dan klasik. Atap kaca tinggi berbentuk kubah membuat cahaya alami masuk dengan sempurna, menciptakan kesan mewah sekaligus hangat. Galeri ini dibangun antara tahun 1865 hingga 1877 oleh arsitek Giuseppe Mengoni sebagai simbol kejayaan Italia setelah penyatuan negara.

Struktur bangunannya berbentuk salib Latin dengan kubah utama di tengah yang sangat megah. Lantai mosaiknya juga tak kalah menarik, menampilkan simbol-simbol kota penting di Italia seperti Milan, Florence, Roma, dan Turin.

Ada satu tradisi unik di sini yang sering dilakukan wisatawan: memutar tumit di atas gambar banteng (simbol Turin). Konon, ritual ini membawa keberuntungan. Entah percaya atau tidak, yang jelas momen ini selalu jadi spot foto favorit.

Galleria bukan cuma soal arsitektur, tapi juga pengalaman gaya hidup. Di dalamnya terdapat butik-butik mewah seperti Prada, Gucci, dan Louis Vuitton, serta kafe legendaris seperti Caffè Biffi yang sudah ada sejak 1867.

Meskipun tidak berbelanja, berjalan santai di sini sudah cukup untuk merasakan atmosfer Milan yang classy dan berkelas. Cocok untuk foto-foto estetik atau sekadar menikmati kopi sore.

3. Castello Sforzesco, Jejak Renaisans

castello milan

Dari pusat kota, perjalanan bisa dilanjutkan ke Castello Sforzesco, sebuah kastel megah yang membawa pengunjung kembali ke era Renaisans.

Awalnya dibangun sebagai benteng pada abad ke-14 oleh keluarga Visconti, kastel ini kemudian diubah menjadi istana oleh keluarga Sforza pada tahun 1450. Yang menarik, tokoh besar seperti Leonardo da Vinci pernah terlibat dalam desain dan dekorasi kastel ini.

Dari luar, bangunan ini terlihat kokoh dengan dinding bata merah dan menara tinggi bernama Torre del Filarete yang menjadi ikon. Namun begitu masuk ke dalam, suasananya berubah menjadi lebih artistik.

Castello Sforzesco kini menjadi rumah bagi berbagai museum dengan koleksi yang sangat beragam. Salah satu yang paling terkenal adalah Pietà Rondanini—karya terakhir Michelangelo yang belum selesai, namun justru terasa sangat emosional.

Selain itu, ada juga galeri lukisan klasik dari seniman Italia ternama seperti Titian dan Tintoretto, museum alat musik, hingga koleksi artefak Mesir kuno.

Yang membuat tempat ini semakin menarik adalah lokasinya yang berdampingan dengan Parco Sempione, taman luas yang cocok untuk bersantai setelah berkeliling kastel. Banyak wisatawan yang duduk santai di rumput, piknik, atau sekadar menikmati suasana kota yang lebih tenang.

4. Navigli, Sajian Kanal yang Romantis

navigli milan

Kalau ingin melihat sisi lain Milan yang lebih santai dan romantis, Navigli adalah jawabannya.

Kawasan ini dulunya merupakan jalur perdagangan penting pada abad pertengahan. Kanal-kanalnya bahkan sempat dikembangkan dengan bantuan Leonardo da Vinci. Kini, Navigli berubah menjadi distrik paling hidup di Milan, terutama saat sore hingga malam hari.

Di pagi hari, suasananya masih tenang. Cocok untuk jalan santai di pinggir kanal atau menikmati kopi di kafe kecil. Tapi begitu matahari mulai terbenam, kawasan ini berubah total.

Lampu-lampu mulai menyala, refleksi bangunan di air terlihat cantik, dan suasana jadi lebih hidup dengan musik serta obrolan dari berbagai restoran dan bar.

Salah satu aktivitas yang paling populer di sini adalah aperitivo, tradisi minum sambil menikmati camilan gratis yang biasanya berlangsung dari pukul 18.00 hingga 22.00. Ini jadi cara seru untuk bersantai setelah seharian menjelajahi kota.

Beberapa tempat yang sering direkomendasikan antara lain Mag Cafè untuk suasana artsy, serta restoran klasik yang menyajikan hidangan khas Italia seperti risotto Milanese.

Navigli adalah tempat yang pas untuk menutup hari, baik untuk pasangan yang mencari suasana romantis maupun traveler yang ingin menikmati kehidupan malam Milan.

5. Belanja di Serravalle Designer Outlet

serravalle milan

Kalau masih belum puas berbelanja di pusat kota, saatnya melanjutkan perjalanan ke Serravalle Designer Outlet, destinasi favorit para shopaholic.

Terletak sekitar satu jam dari Milan, outlet ini menawarkan lebih dari 230 brand ternama dengan diskon hingga 70%. Nama-nama besar seperti Gucci, Prada, dan Versace bisa ditemukan dengan harga yang jauh lebih bersahabat.

Yang menarik, konsep tempat ini dibuat seperti desa Italia dengan bangunan terbuka, jalan setapak yang rapi, serta area istirahat yang nyaman. Jadi, pengalaman belanja di sini terasa lebih santai dan tidak melelahkan.

Banyak wisatawan menjadikan Serravalle sebagai bagian dari day trip. Pagi menikmati keindahan Duomo, siang berburu diskon di outlet, lalu malam kembali ke Milan untuk makan malam di Navigli.

Akses ke Serravalle juga cukup mudah, bisa menggunakan shuttle bus dari pusat kota atau kereta yang dilanjutkan dengan perjalanan singkat.

Adinda Azzahra Siap Menemani Anda

Menjelajahi Milan memang menghadirkan pengalaman yang lengkap, mulai dari wisata sejarah, arsitektur megah, hingga gaya hidup modern yang elegan. Namun, bagi wisatawan Muslim, ada satu hal penting yang sering menjadi pertimbangan: kenyamanan dalam menjalankan ibadah serta kemudahan mendapatkan makanan halal selama perjalanan.

Di sinilah pentingnya memilih partner perjalanan yang tepat. Adinda Azzahra hadir sebagai pelopor wisata Muslim mancanegara yang memahami kebutuhan tersebut secara menyeluruh. Mengusung konsep halal traveling, setiap perjalanan dirancang agar tetap nyaman tanpa mengorbankan pengalaman liburan.

Mulai dari pemilihan restoran halal, pengaturan waktu shalat di sela itinerary, hingga akomodasi yang ramah Muslim, semuanya sudah dipersiapkan dengan matang. Bahkan, destinasi populer seperti Milan bisa dinikmati dengan lebih tenang karena sudah dikurasi sesuai kebutuhan wisatawan Muslim.

Bagi yang ingin menjelajahi Eropa tanpa ribet dan tetap sesuai prinsip halal, bergabung dalam program perjalanan bersama Adinda Azzahra bisa menjadi solusi terbaik. Liburan tetap seru, ibadah tetap terjaga—itulah esensi dari perjalanan yang tidak hanya menyenangkan, tapi juga menenangkan.

Milan, Lebih dari Sekadar Kota Mode

Milan adalah kota dengan banyak wajah. Di satu sisi, ia modern dan penuh gaya. Di sisi lain, ia menyimpan sejarah panjang yang tercermin dari bangunan-bangunan megahnya yang kuno.

Dari Duomo yang ikonik, Galleria yang elegan, kastel penuh sejarah, hingga Navigli yang romantis, dan Serravalle yang menyajikan produk branded, semuanya menawarkan pengalaman destinasi wisata yang berbeda namun saling melengkapi.

Bahkan bagi yang datang hanya untuk transit, Milan selalu punya alasan untuk membuat pengunjung ingin kembali lagi.

Jadi, kalau sedang merencanakan liburan ke Italia, jangan hanya fokus pada Roma atau Venice. Milan juga layak mendapat tempat di daftar perjalanan, karena kota ini bukan hanya untuk dilihat, tapi untuk dirasakan.[]

News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.