ADINDA | Wisata Muslim ke Inggris dan Skotlandia kini semakin populer di kalangan wisatawan muslim Indonesia. Bukan hanya karena kedua negara ini memiliki deretan destinasi ikonik dunia, tetapi juga karena kemudahan dalam menjalankan ibadah selama perjalanan.
Sebagai bagian dari Eropa Barat, Inggris dikenal memiliki komunitas Muslim yang cukup besar, dengan jumlah mencapai 4 jutaan jiwa per tahun 2025 atau 6 persen dari total penduduk Inggris. Hal ini berdampak langsung pada ketersediaan fasilitas halal yang semakin mudah diakses, mulai dari restoran hingga masjid di berbagai kota seperti Manchester dan Glasgow.
Dari sensus 2011 (sekitar 2,7 juta Muslim) hingga 2021 sudah naik ke sekitar 4 juta; proyeksi 2025 menunjukkan kelanjutan tren kenaikan sekitar 10–15% per dekade. Wilayah seperti London, Birmingham, Manchester, dan beberapa kota Midlands masih menjadi konsentrasi utama populasi Muslim di Inggris.
Perjalanan ke Inggris dan Skotlandia selalu memiliki daya tarik tersendiri. Bukan hanya tentang lanskap kota klasik, kastil tua, atau padang hijau yang luas, tetapi juga tentang bagaimana peradaban modern berpadu dengan keberagaman budaya, termasuk jejak Islam yang tumbuh kuat di tengah masyarakat Barat.
Dalam itinerary 11 hari di Inggris dan Skotlandia ini yang ditawarkan agen travel Adinda Azzahra Tour & Travel ini, pengalaman wisata dirancang bukan sekadar jalan-jalan, melainkan perjalanan yang ramah bagi Muslim, nyaman, terarah, dan tetap menjaga nilai-nilai ibadah.
Semua dimulai dari keberangkatan menuju Manchester, kota yang menjadi pintu gerbang eksplorasi Britania Raya. Berikut ulasannya.
Manchester: Kota Industri dengan Sentuhan Ramah Muslim
Setibanya di Manchester, nuansa kota modern langsung terasa. Dikenal sebagai pusat industri sejak abad ke-18, kota ini kini berkembang menjadi destinasi wisata urban yang dinamis. Salah satu ikon yang tak boleh dilewatkan adalah Old Trafford, markas klub sepak bola legendaris dunia.
Namun lebih dari itu, Manchester juga menjadi salah satu kota paling ramah Muslim di Inggris. Kunjungan ke Manchester Central Mosque menjadi bukti nyata bahwa kebutuhan ibadah tetap terakomodasi dengan baik. Masjid ini merupakan salah satu pusat komunitas Islam terbesar di kota tersebut.
Berdasarkan data sensus Inggris, populasi Muslim telah mencapai lebih dari 3,9 juta jiwa, atau sekitar 6,5% dari total penduduk. Angka ini membuat fasilitas halal, tempat ibadah, hingga komunitas Muslim mudah ditemukan, termasuk di Manchester.
Glasgow: Keindahan Skotlandia yang Hangat
Perjalanan dilanjutkan menuju Glasgow, kota terbesar di Skotlandia yang dikenal dengan arsitektur klasik dan kehidupan seni yang hidup. Sepanjang perjalanan, pemandangan mulai berubah menjadi hamparan hijau yang luas, perbukitan lembut, dan langit yang terasa lebih dekat.
Di kota ini, rombongan singgah di Glasgow Central Mosque, salah satu masjid terbesar di Skotlandia. Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan komunitas Muslim yang aktif.
Glasgow sendiri memiliki sejarah panjang sebagai kota pelabuhan penting, yang kini bertransformasi menjadi kota budaya dengan berbagai museum dan galeri kelas dunia. Perpaduan ini menciptakan pengalaman wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga penuh makna.
Loch Ness & Inverness: Misteri dan Keindahan Alam Skotlandia
Dari Glasgow, perjalanan menuju Inverness menghadirkan pengalaman yang berbeda. Rute ini melewati Loch Ness, danau legendaris yang dikenal dengan cerita misterius “monster Loch Ness”.
Namun di balik cerita tersebut, keindahan alamnya benar-benar memukau. Air danau yang tenang berpadu dengan perbukitan hijau menciptakan panorama yang sulit dilupakan. Salah satu titik terbaik untuk menikmati pemandangan ini adalah di Urquhart Castle, reruntuhan kastil tua yang berdiri megah di tepi danau.
Perjalanan ini bukan hanya tentang destinasi, tetapi juga tentang menikmati setiap kilometer perjalanan dengan lanskap yang berubah-ubah, menghadirkan ketenangan yang jarang ditemukan di kota besar.
Edinburgh: Kota Dongeng dengan Nuansa Sejarah Kuat
Menuju Edinburgh, suasana kota terasa seperti masuk ke dalam cerita klasik Eropa. Dikenal sebagai “The Athens of the North”, Edinburgh menawarkan perpaduan arsitektur abad pertengahan dan kehidupan modern.
Ikon utama kota ini adalah Edinburgh Castle yang berdiri di atas bukit vulkanik, mengawasi seluruh kota. Jalan ikonik Royal Mile menjadi saksi sejarah panjang kerajaan Skotlandia.
Di tengah atmosfer klasik tersebut, wisatawan Muslim tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman di Edinburgh Central Mosque. Kehadiran masjid ini menjadi bukti bahwa Edinburgh juga terbuka terhadap keberagaman.
York & Leeds: Menyusuri Jejak Abad Pertengahan
Perjalanan berlanjut melewati perbatasan menuju Inggris, singgah di York. Kota ini dikenal sebagai salah satu kota bersejarah terbaik di Inggris, dengan bangunan yang masih mempertahankan nuansa abad pertengahan.
Ikon utama kota ini adalah York Minster, salah satu katedral terbesar di Eropa Utara. Jalan sempit berbatu seperti The Shambles membawa suasana seperti kembali ke masa lalu.
Di kota ini, wisatawan juga dapat menunaikan ibadah di York Mosque & Islamic Centre, menunjukkan bahwa fasilitas Muslim-friendly tersebar luas bahkan di kota kecil sekalipun.
Bristol & Bath: Sentuhan Romawi di Inggris Modern
Menuju Bristol, perjalanan semakin berwarna dengan pemandangan kota pelabuhan yang artistik. Salah satu landmark terkenal adalah Clifton Suspension Bridge, jembatan ikonik yang menjadi simbol kota.
Tak jauh dari sana, terdapat Bath, kota yang terkenal dengan peninggalan Romawi, yaitu Roman Baths. Situs ini menunjukkan bagaimana peradaban kuno berkembang di Inggris sejak ribuan tahun lalu.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Stonehenge, salah satu situs prasejarah paling misterius di dunia. Batu-batu raksasa yang tersusun rapi ini diperkirakan telah berdiri sejak 3000 SM, meski hingga kini asal-usulnya masih menjadi teka-teki.
London: Penutup yang Ikonik dan Berkesan
Perjalanan ditutup di London, ibu kota Inggris yang menjadi pusat budaya, ekonomi, dan sejarah dunia. Kota ini menghadirkan pengalaman yang lengkap—dari bangunan klasik hingga pusat belanja modern.
Beberapa landmark yang dikunjungi antara lain Big Ben, Buckingham Palace, dan Tower Bridge.
Bagi wisatawan Muslim, London adalah salah satu kota paling nyaman di Eropa. Salat dapat dilakukan di London Central Mosque, sementara makanan halal tersedia hampir di setiap sudut kota.
Hari bebas di London memberikan kesempatan untuk menjelajah lebih dalam, termasuk berbelanja di Oxford Street atau sekadar menikmati suasana kota yang kosmopolitan.
Wisata Muslim yang Nyaman dan Terencana
Perjalanan ini dirancang secara khusus sebagai wisata Muslim, dengan berbagai fasilitas yang menunjang kenyamanan, seperti:
- Makanan halal atau muslim-friendly sepanjang perjalanan
- Waktu dan lokasi salat yang terjadwal
- Akomodasi hotel berbintang 3–4
- Transportasi nyaman dengan private bus
- Pendampingan tour leader profesional
Dengan harga paket mulai dari Rp 69 jutaan (di luar visa dan biaya tambahan), perjalanan ini menjadi pilihan menarik bagi wisatawan Indonesia yang ingin menjelajah Eropa tanpa khawatir soal kebutuhan ibadah.
Pilihan Tepat Bersama Adinda Azzahra Tour & Travel
Menjelajahi Inggris dan Skotlandia bukan lagi sekadar impian. Dengan perencanaan yang matang dan layanan yang profesional, perjalanan menjadi lebih tenang dan berkesan.
Bagi yang ingin merasakan pengalaman wisata Muslim yang nyaman, terarah, dan penuh makna, Adinda Azzahra Tour and Travel menjadi pilihan yang sangat direkomendasikan. Dengan pengalaman menangani perjalanan internasional serta perhatian terhadap kebutuhan Muslim, setiap detail perjalanan dirancang agar peserta bisa menikmati wisata tanpa rasa khawatir.
Perjalanan bukan hanya tentang tempat yang dikunjungi, tetapi juga tentang bagaimana setiap momen dijalani. Dan di Britania Raya, setiap langkah terasa lebih berarti ketika keindahan dunia berpadu dengan ketenangan dalam beribadah.
FAQ Wisata Muslim Inggris & Skotlandia
- Apakah mudah menemukan makanan halal di Inggris?
Ya, sangat mudah. Kota-kota seperti London dan Manchester memiliki ratusan hingga ribuan restoran halal.
- Apakah tersedia masjid di setiap kota?
Hampir semua kota besar memiliki masjid, seperti:
- Manchester Central Mosque
- Glasgow Central Mosque
- London Central Mosque
- Berapa biaya wisata ke Inggris dan Skotlandia?
Rata-rata paket wisata Muslim berkisar mulai dari Rp 68 juta hingga Rp 75 juta, tergantung musim, maskapai, dan fasilitas.
- Kapan waktu terbaik ke Inggris dan Skotlandia?
Bulan Maret hingga September adalah waktu favorit karena cuaca lebih bersahabat dan durasi siang lebih panjang.
- Apakah perjalanan ini cocok untuk keluarga?
Sangat cocok. Itinerary sudah dirancang nyaman, tidak terlalu padat, dan ramah untuk anak maupun lansia.




London: Penutup yang Ikonik dan Berkesan

